Wisuda LF Angkatan II “Mengikat Ukhuwah, Meski Berpisah”

Pertemuan kita di suatu hari. Menitikkan ukhuwah yang sejati. Bersyukurku kehadap Illahi. Di atas jalinan yang suci. Namun kini perpisahan yang terjadi. Dugaan yang menimpa diri. Bersabarlah diatas suratan. Ku tetap pergi jua. Teman betapa pilunya hatiku. Menghadapi perpisahan ini. Pahit manis perjuangan. Telah kita rasa bersama. Semoga Allah meredhoi persahabatan dan perpisahan ini. Teruskan perjuangan. Demikianlah kutipan nasyid Brothers yang berjudul “Doa Perpisahan” ini dilantunkan oleh para wisudawan LF.

 Ada pertemuan, ada perpisahan. Tak terasa 3 tahun telah dilalui bersama dalam bingkai persahabatan dan ukhuwah yang sudah terjalin erat ini. Aneka macam rasa berkecamuk menyelimuti hati kami (dewan guru, asatidz, yayasan, orangtua siswa) dan tentunya para wisudawan. Itulah alasan kami mengambil tema “Mengikat Ukhuwah, Meski Berpisah” dalam acara Wisuda Angkatan II SMA Plus Liwaul Furqon. Walaupun harus berpisah secara fisik, semoga ukhuwah diantara para alumni dengan pihak sekolah dan semua civitas keluarga besar LF masih terjalin erat. Acara ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kenangan.

Wisuda yang digelar pada Ahad, 22 Mei 2016 ini diawali dengan penampilan parade hafidz Surat Al-Mulk yang dibawakan oleh para wisudawan. Lantunan kalam ilahi tersebut begitu syahdu dan menyentuh hati saat para wisudawan membacakannya secara bergantian dalam parade hafalan tersebut. Perwakilan kelas X dan XI pun turut serta menampilkan performanya dalam ajang wisuda ini. Sambutan demi sambutan bergantian menghiasi acara ini. Hingga akhirnya prosesi utama wisuda ini dilakukan. Satu per satu wisudawan dipanggil ke depan, menerima berkas wisuda dan dikalungkan dengan medali wisuda secara simbolis.

Selamat kepada para wisudawan yang telah diwisuda dalam Wisuda Angkatan II. Ini bukanlah akhir, tapi awal dari sebuah perjuangan telah menanti kalian. Dalam moment ini kami ucapkan selamat kepadaNaufal Sholahuddin (wisudawan terbaik dan peraih nilai UN tertinggi), Arthadipta Fathullah I (wisudawan peraih siswa teladan) dan Abuya Rohman (wisudawan peraih Tahfidz terbaik). Barokallahu fiikum. Semoga menjadi motivasi dan pemicu untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi yang ada. Buat para wisudawan, kami ucapkan selamat dan teruslah berjuang. Pegang teguh nilai-nilai kebaikan yang sudah di tanam di kampus LF ini, tunjukkanlah akhlak terbaik dimana pun kaki melangkah berikutnya dan jadilah pembeda (Al-Furqon) di belahan bumi manapun. Pembeda yang kokoh menegakkan amar ma’ruf nahi munkar.

Usai sambutan-sambutan dan pesan kesan baik dari siswa maupun perwakilan orang tua, acara wisuda kali ini dimantapkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Karim yang menyampaikan tausiyah tentang tantangan pemuda di era modernisasi. Ada tiga poin penting yang disampaikan beliau dalam tausiyahnya. Tiga pesan nasihat yang lebih khususnya ditujukan kepada para wisudawan dan para hadirin pada umumnya. Beliau menyampaikan ada tiga kunci sukses bagi para tholabul ilmi, pelajar dan manusia pembelajar yaitu memiliki high spirite (semangat yang tinggi), taqoyyub (kemampuan beradaptasi) dan tajaddud (berkualitas). Beliau mengisahkan perjuangan M. Al-Fatih, Sang Penakluk Konstantinopel di era kejayaan Islam dahulu.

Sekali lagi selamat buat para wisuda. Teruslah berjuang dan berkiprah yang lebih tinggi lagi. Selamat menempuh perjuangan menuju kehidupan yang akan dilalui berikutnya. Jadilah khoirunnas anfa’uhum linnas dimana pun kalian berada. Jagalah hafalan Qur’an yang sudah kalian miliki dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari (Penulis: Iin Amrullah)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *